Kamis, 06 Juni 2013

MIMPI YANG TERLUPAKAN

Dulu gue punya mimpi duluuu sekaliiii. Mimpi ini ada sejak gue duduk di sekolah dasar, tepatnya saat pertama kali gue menginjakkan kaki ke Bandung. Saat itu menurut seorang bocah kecil nan lugu, Bandung itu cuma terdiri dari hamparan kebun teh dan tempat-tempat wisata yang ciamik banget. Gue dulu bilang sama ortu pengen punya rumah dan tinggal di Bandung. Itulah kisah saat gue jatuh cinta pada pandangan pertama dengan kota Bandung.
Mimpi itu ga pernah berubah saat gue sudah duduk di bangku SMP. Tapi di waktu smp gue sadar Bandung bukan cuma sekedar kebun teh dan tangkuban perahu doang, tapi ada juga kotanya, ada mallnya dan banyak!! Kulinernya itu looooh, wuiiiih ga nahan booook. Favorit gue sampe sekarang tetep brownis (curcol). Okeh intinya gue tambah jatuh cinta sama kota Bandung.
Nahhh puncaknya waktu gue SMA, gue tau kalo Bandung itu selain surga wisata, surga makanan, dan ternyata juga surga belanjaaaaaaaaa. Pusat fashion paling up to date, sampe-sampe dijuluki paris van java, alias parisnya jawa sebelas dua belas mungkin dengan parisnya eropa. Mungkin yaaa..... Keinginan gue buat tinggal dan menjadi bagian kota Bandung pun semakin memuncak *drama*. Gue pun bertekad pingin kuliah di Bandung, jadi anak rantauan dan keluar dari kandang. Tapi seiring berjalannya waktu gue sadar, kuliah di Bandung bukan perkara mudah, gue ga seberuntung orang-orang berotak encer yang bisa masuk PTN yang bergengsi. Akhirnya gue putuskan untuk menunda keinginan dan mimpi gue. Sediiih banget rasanya harus mengubur mimpi masa kecil gue, mungkin bukan mengubur tapi menunda.
Dan sekarang gue di sini di Paris, maksudnya parisnya Jawa, alias Bandung. Entah bagaimana jalannya gue bisa terdampar di sini. Bukan untuk kuliah di PTN bergengsi, gue cuma kuliah di PTS biasa, awalnya gue sempet marah gue kecewa sama Tuhan atas apa yang gue dapet sekarang. Tapi akhirnya gue sadar, kalo ini mimpi gue impian gue sejak masih pakek putih merah, mimpi yang terlupakan, tapi ternyata Tuhan ga pernah lupa sama mimpi gue itu. Terus kenapa gue harus marah kalo Tuhan menjadikan mimpi gue jadi kenyataan??

Sekarang yang tersisa hanyalah ribuan kata syukur gue atas hidup yang gue jalani sekarang. Luar biasa sekali bisa menjadi bagian dari kota eksotis ini :)) 

Sabtu, 16 Maret 2013

NOT FOR ANYONE


Hiiii this letter for you.................

For you.............

For you..........

For you..........

You that I never see before or I ever see you but we don't know each other

Maybe we ever see each other but we're in a different world

I never try to go in to your world, I only watch it and enjoy it

But now you slowly fade and now I can not see you again

I really miss you.............

I really miss you.............

I really miss you.............

I really miss your eyes, that can say something in your heart

I really miss your smile, although that smile not for me

I really miss your laugh, yeah that laugh, laugh for her and only for her

I really miss your tears, something that flow in yours cheek when you said "I am sorry"

I really miss your hand, sturdy, strong, firm but tender when holding a weak fingers

I really miss your angry, the way you get angry, make me understand how important her for you

I really miss you, miss the moment that we never spend together

I really miss you.............

I really miss you.............

I really miss you.............


Sekian dan harap maklum dengan english gue :)

Toujours ici pour parteger :)